Jurassic World Fallen Kingdom: Harga Jatuh dan Tawa seperti Dinousaurus di luar Sangkar, Lepas!

Waktu kecil, aku suka banget Jurassic Park, bisa nonton berkali-kali. Nggak bosan. Jadi, kuikuti serinya, walau Jurassic World 3 tahun lalu nggak berkesan. Sci-fi banget, maksudku kurang believable. Misalnya pas si Indominus rex bisa bermimikri sampai bisa mirip dinding tanpa kelihatan sama sekali. Terlalu jauh, gone too far. Gurita juga kalau bermimikri nggak segitu sempurnanya kok! Taaaaaaaapi, namanya juga film, “Lu mau apa?”

Nah, ini si Jurassic World: Fallen Kingdom juga gimana ya? Menontonnya, aku sering teriak-teriak karena kaget dan karena graphic banget. Ngeri. Jadi bingung, ini film thriller, animal suspensesci-fi, atau komedi? Aku juga sering tertawa lepas karena…entah deh. Lucu-lucu nggak lucu. 

Aku terlanjur baca velociraptor itu sebenarnya berbulu (as in feathers, bukan fur atau hair) dan nggak gede-gede banget. Di Jurassic P atau W, si Blue mulus-bersisik dan gede. Mungkin mutan. Yowislah. Aku juga nggak ada komplain soal kadal tokoh utama, Indoraptor, hibrida Indominus rex dan velociraptor. Sejak awal, aku senyum-senyum karena namanya memunculkan ingatan ke mi instan, padahal penampilannya gahar banget, mengingatkanku ke beberapa visualisasi tentang naga lawannya St. George. Tinggal tambahi sayap, mirip deh.

Lalu, adegan lelang yang bikin ngakak. Si Dr. Wu sudah bilang, mahal banget untuk “membangkitkan” dinosaurus, ehhhhh si dinosaurus guede yang herbivora itu cuma laku 10 juta dolar?? Bahkan nggak ada 10 persen dari lukisan Leonardo da Vinci yang laku 450 juta dolar atau lukisan Modigliani yang terjual 157 dolar. Alamaaak, kupikir selama ini mahal mengkloning dinosaurus….

Terus penciuman Indonoodleraptor eh Indoraptor itu juga aneh. Masak waktu kadal-kadalan (eh kucing-kucingan) dengan tiga manusia di balik boks kayu kecil aja butuh waktu lama untuk mencilukbai mereka. Terus ada si Maisie yang sudah dikejar-kejar naga eh malah sembunyi di balik selimut tempat tidur. Aku gemas, takut, tapi juga geli. Mungkin itu penggambaran security blanket ya?

Taaaaaaaapi, namanya juga film, “Lu mau apa?”


Yaaaa, lumayan menghiburlah filmnya. Tapi aku harus buka rahasia: yang paling lucu tentang menonton film ini sebenarnya sudah terjadi sebelum film diputar…. Aku pergi dari rumah jam 10.57, 3 menit sebelum teater dibuka. Kupikir, pasti ada banyak trailer. Sampai di sana 11.05, ngos-ngosan karena pengin segera berlindung dari terik, takut sun stroke.

“Bli, aku mau nonton Jurassic World yang 4G.”

Si petugas bertampang lempang itu hanya menggerakkan kepala ke kiri. Aku mengernyitkan dahi. Kita diam beberapa saat, lalu dia bilang, “Adanya cuma yang reguler dan 3D.”

Aku ngakak kencang-kencang di konter, menyadari kekeliruan. Lalu kubilang, “Yang three dee dong!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *