Sehingga Duyung dapat “Merumput” dengan Aman

Dulu, aku pernah beli CD karya J.S. Bach karena penasaran Sheep May Safely Graze: Kok ada ya lagu tentang kawanan domba merumput? Wah, ternyata komposisinya enak mengalir lembut, sehingga otak langsung relaks—pengantar tidur yang manjur. 

Bicara soal merumput, belum lama ini aku tinggal 3 bulan di Alor Kecil, Kabupaten Alor. Kamarku dekat lapangan tempat kawanan kambing merumput, sementara depan kamar adalah laut. Keren banget! Aku suka taman-taman laut Alor, terutama Tanjung Muna (Munaseli) di Pulau Pantar. Di situ aku lihat banyak hiu, barakuda, dan penyu berkeriapan di gugusan terumbu karang yang berdampingan dengan “padang rumput” bawah air, yaitu padang lamun.

Sepenting apa sih Padang Lamun? 

Kalau melihat ladang lamun Munaseli yang menghampar luas dan asri, aku mungkin akan lupa bahwa ladang lamun di Indonesia menyusut dan, menurut Pusat Penelitian Oseanografi — Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2O — LIPI)kondisinya menurun. Memprihatinkan. Ladang lamun terancam antara lain karena reklamasi (pembangunan tambak, rumah, hotel, dermaga) tanpa mempertimbangkan keberlanjutan, pencemaran (pestisida pertanian, limbah pabrik), sampah (organik, nonorganik), dan perikanan yang tidak berkelanjutan (bom, pukat). Hampir semua dikarenakan ulah manusia.

Sepenting apa ekosistem lamun? Meski terlihat sepele karena “cuma” padang lamun, padang lamun sangat krusial: tempat anak ikan dan spesies lainnya seperti krustasea tumbuh besar. Fakta ini secara langsung menyatakan bahwa adanya tangkapan nelayan tidak terepas dari keberadaan ekosistem lamun. Padang lamun juga menjadi “rumah” bagi spesies-spesies langka yang dilindungi, seperti penyu hijau, tukik (semua tukik adalah omnivora, juga makan lamun), dan duyung alias dugong .

Ilustrasi duyung dan padang lamun di Munaseli. (Foto & Ilustrasi: Sem S. Purba)

Lalu, apa untungnya melindungi duyung? Duyung (Dugong dugon) mahapenting bagi ekosistem lamun. Dengan melahap lamun, duyung, berdasarkan publikasi Institut Pertanian Bogor, membantu meningkatkan produktivitas dan persebaran lamun. Hebat ya! Ladang lamun yang subur dan terawat akan menjalankan fungsinya dengan baik: mencegah erosi pantai dan menyerap karbondioksida. Jelas, ini bermanfaat bagi manusia. 

Agar Padang Lamun Lestari & Duyung Aman

Desa Munaseli, menurut WWF-Indonesia, selangkah lebih maju dengan menggagas peraturan desa tentang perlindungan ekosistem lamun dan duyung. Duyung tidak lagi diburu untuk dimanfaatkan daging dan bagian-bagian lainnya. Inisiatif lokal yang bagus dan bisa dicontoh daerah-daerah lainnya!

Kebetulan, Munaseli masuk Suaka Alam Perairan (SAP) yang ditetapkan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor. Lalu apa jadinya padang lamun yang tidak masuk dalam kawasan suaka laut seperti Uluwatu, Bali? Di sana pernah terekam kemunculan duyung. Ini menunjukkan urgensi pemerintah, terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, harus memberikan status suaka untuk padang lamun dan habitat duyung yang belum berstatus kawasan konservasi.

munaseli_dugong_Semspurba_thedivingcomedy_dscpindonesia
Ilustrasi duyung dengan latar belakang Munaseli, Alor. (Foto, ilustrasi: Sem S. Purba)

“Konflik” antara duyung dan manusia harus dihindari. Di Munaseli, misalnya, pernah ada duyung yang tidak sengaja tertangkap (bycatch) jaring nelayan. Oleh karena itu, penegakan hukum larangan pemakaian jaring insang dan pukat (termasuk pemakaian bom) harus ditingkatkan. Dalam mengelola wisata melihat duyung harus lebih ramah duyung. Pelaku wisata dan pengunjung harus menghormati duyung sebagai makhluk soliter dan teritorial. Jangan sampai duyung merasa terusik dan terusir dari ladang lamun. Setiap kapal yang masuk habitat duyung harus berhati-hati, jangan sampai mesin propeller mencelakai duyung.

Selain langkah-langkah di atas, kita dapat berkontribusi dalam konservasi lamun dan duyung dengan menyebarkan informasi tentang duyung ke masyarakat luas dan mendukung mereka yang secara langsung terjun di bidang itu. Semua itu bertujuan agar padang lamun lestari dan dugongs may safely graze—duyung dapat “melamun” (makan lamun, maksudnya) dengan aman!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *