Terkadang, Tak Perlu Mempertanyakan Mujizat

“Penyakit lamaku” adalah sulit tidur menjalang trip. Aku menyalahkan excitement yang selalu kurasakan semalam sebelum perjalanan. Di trip ke Pulau Tidung, penyakit itu, ditambah dengan kelelahan akibat seminggu sebelumnya sering melek semalaman, kambuh. Jadilah di hari pertama tenggorokanku sudah meradang, tanda kelelahan.
Ironisnya, siang itu, aku malah banyak bertingkah, mungkin karena Vit, Sari, dan Hendra juga energetik. Aku main sepeda di tengah terik, snorkeling dan loncat-loncat dari kapal ke air, makan mi instan (yay!), nongkrong di pantai, terekspos (kalau bukan menghirup dengan tidak sengaja) banyak asap rokok, dan makan (terlalu) banyak gorengan.
Alhasil, waktu jam 24.00 aku sudah kelelahan tapi nggak bisa tidur. Kedinginan. AC-nya dingiiiiin tapi kok ya udaranya lembap. Tenggorokanku sudah penuh riak. Aku tersiksa. Hampir setiap jam aku bangun untuk buang air dan riak.
Paginya jam 05.00, kita bangun untuk lihat matahari yang malu-malu muncul di balik awan warna biru-kelabu. Dua jam kemudian, kita balik ke homestay dan sarapan.
Setelah itu, aku makan mi instan, main sepeda ke arah barat, minum dua kelapa muda, balik ke pondokan untuk tidur 15 menit, lalu nongkrong untuk minum dan makan dengan tenggorokan yang sakit. Angin yang dingin bikin badan nyaris menggigil. Tapi akhirnya, aku nyemplung juga. Lega rasanya, semua lendir terasa musnah…. Bagaimana aku bisa bertahan tanpa ambruk, aku pun heran. One doesn’t question miracle, tulis Swarup dalam Slumdog Millionnaire.
Malamnya, selesai makan malam aku masih juga sulit tidur. Terus, kita sepakat pergi ke warung untuk makan mi instan. Eh tetap saja sehabis itu aku sulit tidur.
Nggak lama kemudian, ada yang menawarkan bir. Dari mana datangnya mujizat, kita terkadang tidak perlu tahu. One doesn’t question a miracle. 
 
Aku girang. Dengan cepat sekaleng bir itu kuhabiskan. Tak lama kemudian aku tidur dengan pulas! Another miracle. Esoknya aku bangun dengan kondisi kesehatan yang jauh lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *